Hidup itu seperti bersepeda. Ada tanjakan ada turunan. Saat sedang menanjak, janganlah terlalu bernafsu mencapai puncak. Atur nafas, atur tenaga, konstankan putaran supaya efektif mencapai puncak dan konsentrasi tetap ada untuk menghadapi turunan. Saat sedang menurun. Janganlah kaget hingga terlalu cepat menarik rem, karena kamu akan terjungkal dan bahkan lebih terpuruk. Ikuti saja alur jalannya. Seimbangkan rem-nya, ambil momentum putarannya hingga saat menanjak tidak membuang banyak tenaga. Bersepeda itu bukan masalah jumlah kilometer. Tapi lebih pada menikmati setiap kayuhan untuk mendapatkan tiap kilometer itu. Sama halnya dengan kehidupan. Hidup menarik bukan karena jumlah umur yang kita miliki, tapi bagaimana kita menikmati setiap detik untuk mendapatkan umur tersebut. Bersepeda juga bukan masalah sepeda atau komponen yang ada di dalamnya. Tapi bagaimana menggunakan sepeda dan komponen tersebut untuk mendapatkan perjalanan yang menarik, yang bisa kita nikmati, dan bisa kita ceritakan. Bersepeda bukan kita banggakan karena harganya. Begitupula kehidupan. Kehidupan bukan masalah harta yang kita dapatkan, tapi bagaimana memaknai harga yang kita punya untuk membuat hidup kita lebih berharga secara batin tanpa mengesampingkan materil. Ada pepatah jawa bilang, “hidup itu cari nama bukan cari makan”, maksudnya hidup itu harus bermanfaat (bagi orang banyak) sehingga membuat nama yang baik, bukan hidup hanya cari harta tapi tak membuat perbedaan apa-apa. Sama dengan sepeda, buat apa punya sepeda kalau cerita yang kita punya hanya pada saat kita membelinya. Bukan pada saat mengendarainya.
POLITIK ISLAM (Gentam Gemuruh)
“Pikirkan dan renungkanlah segala sesuatu yang mengenai makhluk Allah jangan sekali-kali kamu memikirkan dan merenungkan tentang zat dan hakikat Penciptanya, karena bagaimanapun juga kamu tidak akan sampai dan tidak akan dapat mencapai hakikat Zat Nya.”
Senin, 23 Desember 2019
Rabu, 11 Desember 2019
DUNIA MEMANG ANEH
DUNIA MEMANG ANEH, SE ANEH KIAI YANG TAHU AGAMA NAMUN TAK KENAL DOSA PADA TUHANNYA
Labelitas tinggi disematkan oleh santri seakan ia suci namun sejatinya ia hamba tak tau diri
.
.
DUNIA MEMANG ANEH, SE ANEH INSAN YANG SEKETIKA MEMBERI BAGAI ULTRAMAN YANG MENYELAMATKAN UMAT MANUSIA
Rela memberi guna menadah kembali untuk dipilih menjadi wakil yang diberi dan duduk di kursi dalam negeri
.
Rela memberi guna menadah kembali untuk dipilih menjadi wakil yang diberi dan duduk di kursi dalam negeri
.
.
DUNIA MEMANG ANEH, SE ANEH RAKYAT YANG DI DUITISASI UNTUK MEMBERI SUARA PADA PENGUMBAR JANJI BELAKA
Merah dan biru menjadi santapan rakyat untuk mencukupi lima tahun masa bakti pemberi yang mereka nanti
.
Merah dan biru menjadi santapan rakyat untuk mencukupi lima tahun masa bakti pemberi yang mereka nanti
.
.
DUNIA MEMANG ANEH, SE ANEH MEREKA YANG MENGEKSPLORASI KELABU MENTARI YANG TERLIHAT TERANG OLEH BOLA MATA
Kendati salah namun harapan yang tinggi mendapat gaji dan kursi dapat terpenuhi dengan muka yang asri
.
Kendati salah namun harapan yang tinggi mendapat gaji dan kursi dapat terpenuhi dengan muka yang asri
.
.
DUNIA MEMANG ANEH, SE ANEH PELAJAR YANG TER OBSESI OLEH ORIENTASI SETELAH LABEL TERLEPAS SERTA BISA MENEBAR JASA
Namun sayang seribu sayang nurani murni nan suci menjadi keruh karena berbaur terlalu jauh dalam meniti jalan duniawi
.
Namun sayang seribu sayang nurani murni nan suci menjadi keruh karena berbaur terlalu jauh dalam meniti jalan duniawi
.
.
DUNIA MEMANG ANEH, SE ANEH SAYA YANG TELAH TAU KETIKA MENULIS INI TIDAK AKAN DIDENGAR OLEH TELINGA MEREKA
DUNIA MEMANG ANEH, SE ANEH SAYA YANG TELAH TAU KETIKA MENULIS INI TIDAK AKAN DIDENGAR OLEH TELINGA MEREKA
Tapi saya ardi sebagai politisi islam yang menjunjung tinggi negeri dan nilai islami merasa prihatin banyaknya manipulasi
By: GentamGemuruh
By: GentamGemuruh
Sabtu, 02 November 2019
Himpunan Mahasiswa Semende Se-Sumatera Selatan
HMS3
Primordial social community is a non-profit organization whose members formulate a vision and mission to increase social awareness in the community by moving activities through the education sector, organization, urgency of technology, culture and others. One of them is the Semende Student Association in South Sumatra (HMS3). The orientation of HMS3 is not the only gathering, heterogeneity majors that have taken by the students certainly becomes a big opportunisty constructive potential. From this heterogeneity, it becomes a constructivity to integrate the struggle student’s spirit full wich can make Semende become more progressive and capable to filter out modernization trends that have been established.
To see the sustainability of this community, i will show what is actually a classic problem that always make the expectations of this HMS3 cannot be implemented systematically and totality. In my opinion, the most crucial thing in non-profit community like HMS3 is financial farming. Low income of community certainly has implications for the sustainability of programs that have been systematically structured by organisators. However, even financial of community is a crucial problem, but the fact HMS3 still runs at a maximum level. The spirit of team work is the real key to success of this association. So from this kind of situation, HMS3 able to stand out with all the limitations and simplicity that they have.
Langganan:
Postingan (Atom)

